Alexa Rank

CMS vs Scratching

CMS vs Scratching
Sebagai penyegar, CMS adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan/atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs Web. Sedangkan istilah Scratching dalam dunia Web Development mengacu pada penggunaan self-code & algoritma pada sebuah website. Bahasa awamnya "bikin web dari awal".
 
CMS vs Scratching ini adalah salah satu topik yang paling diperdebatkan dalam hampir setiap forum yang saya masuki. Saya akan tetap menemukannya walaupun admin forum sudah menengahi dengan memberikan sub-forum khusus. Bahkan terkadang TS (Tread Starter) harus berjuang mengumpulan kata - kata pamungkas untuk membela alasan kenapa ia menggunakan CMS. Yang sering jadi bulan - bulanan adalah CMS user. Lamer, CopyCat  & Scriptkiddies adalah panggilan familiar untuk mereka. Sungguh disayangkan memang jika waktu mereka (coder,scripter or wtf builder) menghabiskan waktu dengan mendebatkan suatu platform.
 
1
 
Isu semakin panas ketika sebuah Social Networking lokal muncul dan menggunakan CMS. Lebih panas lagi ketika mereka tahu yang empunya StartUp itu masih di bawah umur dan membeli lisensi orang lain yang jelas - jelas bukan Plagiat. Dan, ternyata Ia mendapat ribuan member dan tentu saja, uang.
 
Dari sepotong kisah nyata diatas marilah kita menginteropeksi diri dan bijak untuk menentukan platform apa yang terbaik untuk project kita. Bukan dengan memperdebatkanya. Beberapa saran saya sharing tentang kapan harus menggunakan CMS dan kapan harus Scratching...
 
- Kebutuhan. Apa saya harus scracthing untuk membangun forum yang mirip seperti kaskus.us ? duh, Om Andrew itu make vBulletin. Saya mungkin akan menghabiskan 1-2 tahun untuk masa beta dan bertahun - tahun selebihnya adalah membuat path. Waktu saya terbuang hanya untuk membuat mesin yang mirip seperti vBulletin. Juga akan sangat lucu jika web sebesar Facebook menggunakan Joomla. Mark Zuckerberg paham kalo Facebook bukan sekedar "login", "update" dan "logout". Akan ada ribuan interaksi kompleks yang tak pernah ditangani oleh CMS manapun kala itu.
 
- Support. Seorang client awam lebih memilih OpenSource CMS ketimbang Scratched dari freelance. Apa jadinya jika kode yang freelance buat tersebut tidak dimengerti oleh freelance lain? Maka terpaksa harus membuat dari awal. Duit lagi kan ?
 
Jika Project anda adalah sebuah blog yang akan dijalankan user awam maka pilihlah CMS. Anda tentu tidak siap menjadi Support Service 7x24 jam untuk melayani admin newbie yang rakus pengetahuan. Atau Bug kritis yang ditemukan ketika anda minum - minum di dicotik. Oleh karena itu Anda harus mempercayakan pihak lain sebagai guru dia. Ambil contoh Google misalnya. Tinggal ketik problem anda maka ribuan solusi akan muncul. Percaya itu jika anda gunakan open source CMS. Open Source CMS yang memiliki ribuan Developer tentu memiliki referensi yang bertumpuk - tumpuk di intenet. Akan tetapi jika project anda adalah Database untuk file sensitif buatlah Scratch. Untuk Ecommerce atau Bank misalnya. Source Codenya akan dibuat supportable dan tidak dirahasiakan demi keamanan sistem itu tentunya. 
 
- Fokus. Pernah dengar Mashable ? Pete Cashmore yang notabene adalah Blogger memilih menggunakan Wordpress agar ia lebih fokus menulis Konten. Jika anda masih ragu dengan contoh background Pete saya kasih contoh Smashing Magazine, pemiliknya adalah seorang Web Developer Expert di Jerman. Kenapa ia tidak Scratching SMnya ? Sekedar info, SmashingMagazine ini adalah portal resources Web Design & Developer terbesar di Dunia.
 
- Firman Nugraha dari TechnoJournal bilang, Percuma saja jika membuat sebuah aplikasi yang menggunakan baris-baris kodingan tingkat tinggi jika akhirnya tidak ada yang menggunakan aplikasi tersebut atau bahkan gagal ditengah jalan karena saking tingginya tingkat kekompleksan kodingan. Dari sisi pembelajaran mungkin ya bisa dibilang dapat makin berkembang ilmu teknisnya, tapi dari sisi bisnis itu jelas adalah suatu kesalahan. Ini berbeda jika anda seorang web developer atau seorang digital Startuper.
 
So, Bagaimana Dengan Anda ?
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Jumat, 24 Juni 11 - 16:13 WIB
Dalam Kategori : WEB DEVELOPMENT
Dibaca sebanyak : 1891 Kali
Rating : 1 Bagus, 0 Jelek
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback